Film "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" Menggetarkan Hati, Kapolda Lampung Ingatkan Bahaya Radikalisme

Table of Contents
romero.my.id Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika beserta dengan Wakapolda Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dan sejumlah pejabat utama (PJU) kepolisian dari Polda Lampung hadir dalam acara pemutaran film "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" yang diselenggarakan di Studio XXI MBK Mall, Bandar Lampung, pada Senin malam, tanggal 12 Mei 2025.

" Film ini lebih dari sekedar hiburan. Ia menjadi peringatan tegas bahwa terorisme sungguh ada, mengerikan, dan dapat menimpa siap pun, termasuk anak-anak," ungkap Irjen Pol Helmy pasca penayangan film tersebut.

Dia juga menyentuh aspek kemanusiaan dari pengabdian para anggota polisi yang dengan rela mengorbankan waktunya serta keselamatannya untuk negara, bahkan saat keluarganya tengah berada dalam masalah.

"Kita memiliki tanggung jawab yang sulit. Sebagai petugas kepolisian, kita perlu selalu siaga ketika negara menginginkan bantuan kita, meskipun pada waktu tersebut keluarga kita sangat membutuhkan presensi kita," tambahnya.

Jangan lupa, Kapolda pun memberi penghargaan kepada para sineas dalam negeri yang dianggapnya sukses mengekspresikan pesan kuat melalui media film. Dia menjelaskan bahwa movie tersebut menyentuh aspek emosi sekaligus memprioritaskan pesan anti-teroris yang signifikan.

"Film ini menyinggung aspek kemanusiaan dan pada saat yang sama mengingatkan kita bahwa setiap pihak memiliki peranan dalam melawan radikalisasi," ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Polisi meminta kepada keluarga serta lembaga pendidikan agar menjadi lebih aktif dalam melindungi pemuda dari pengaruh kekerasan. "Lindungilah putra-putri kita. Terorisme bisa menyelinap melalui berbagai lubang sempit, bahkan juga via ranah maya," tandasnya.

Kesan mendalam melanda setiap orang di studio ketika adegan tragis tempat Olivia meninggal dunia akibat ledakan bom disiarkan. Adegan tersebut mencapai puncak emosi dan mengundang keheningan dari para penontonnya.

Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia diakui telah berhasil meningkatkan kesadaran bersama tentang betapa vitalnya pemeriksaan awal serta kerjasama antara warga dalam melindungi keamanan negara. "Harapan saya, film ini dapat menjadi inspirasi dan merangsang tekad kita semua untuk menjamin ketenangan bangsa ini," demikian penutup Kapolda Helmy. ***

Posting Komentar